Sunday, June 19, 2011

membuat antena untuk smart 1900MHZ


Karena di daerah saya termasuk daerah desa pinggiran dari kota jogja. beberapa sinyal GSM dan CDMA terlalu lemah. jaman sekarang memang sudah banyak orang memakai koneksi internet menggunakan modem GSM atw CDMA. hampir semua provider telp selular sudah saya coba tapi yang paling murah dan ttp unlimited adalah paket internetan dari SMART sampai saat ini.

tapi sayangnya sinyal SMART di rumah saya terlalu lemah, sehingga koneksi jadi terhambat. akhirnya mulai berfikir untuk merakit antena. dengan bekal pengalaman 0% akhirnya searching2 di google dan dapt beberapa cara menghitung dan merakit antena YAGI.

Kenapa memilih antena YAGI:

1. karena Antena yagi mempunyai penguatan yang cukup besar
2. besar penguatan dapat di atur sesuai kebutuhan
3. dapat bekerja pada range frekuensi.
5. modem bisa di pasang di bawah (tidak harus di tempelkan dekat antena)

saya kira cukup nie basa basinya. langsung aja kita bahas

Dari berbagai literature tentang antenna Yagi pada Band manapun, secara umum bisa
disimpulkan sbb :
a. Driven Element mempunyai panjang ½ lamda ( lambda ). Sehingga rumus untuk menghitung total panjang Driven Element sebuah Yagi adalah sbb :
Dimana :
f adalah frekwensi kerja yang diinginkan.
Lamda adalah panjang gelombang diudara
L adalah panjang Driven Element.
K adalah velocity factor pada logam yang diambil sebesar 0,95.

b. Panjang Reflector biasanya dibuat sekitar 7 % lebih panjang dari Driven Element.
c. Panjang Director 1 dibuat 5 % lebih pendek dari Driven Element.
Jika akan dibuat Yagi yang memiliki elemen lebih dari 3 elemen, maka Director berikutnya ( Director 2 ) biasanya dipotong sedikit lebih pendek dari Director 1. Demikian juga dengan Director 3 , Director 4 dan seterusnya.. Sebagai contoh, kita akan membuat antenna Yagi untuk bekerja pada 144 MHz ( 2 m band).
Maka dari perhitungan diperoleh :
lamda = 300 / 1900,000 = 0.1578947 meter.
K = diambil sebesar 0,95.

Panjang Driven Elemen=1/2 * K * Lamda
Jadi Panjang Driven Element adalah

0,5 x 0,95 x 0,1578947meter = 0,0749999825 meter atau dibulatkan 75 mm.

Panjang Reflector7 % lebih panjang dari Driven Element. Maka panjang Reflector adalah

1,07 x 7,5cm= 8.025 cm dibulatkan 80.25 mm.

Panjang Director 1 dibuat 5 % lebih pendek dari Driven Element. Maka panjang Director 1 adalah

0,95 x 7,5cm = 7.125cm= 71.25 mm

Nah, kita sudah menghitung panjang element sebuah Yagi 3 element yang mempunyai gain sekitar 5 dB. Bagaimana dengan jarak antara element ?.
Dari literatur yang pernah Penulis baca :
- Gain terbesar diperoleh jika jarak antara Driven Element dengan Reflector sekitar 0,2 lamda – 0,25 lamda.
- Untuk memperoleh coupling yang baik antara Driven Element dengan Director 1, maka Director 1 sebaiknyaditempatkan sejauh 0,1 lamda – 0,15 lamda dari Driven Element.
- Director 2 agar ditempatkan sejauh 0,15 lamda – 0,2 lamda dari Director 1.
- Director 3 ditempatkan sejauh 0,2 lamda – 0,25 lamda dari Director 2. Dst.

di atas adalah perhitungan secara matematis panjang driven elemen untuk antena 1900MHz. tidak usah pusing dengan rumus di atas karena sudah ada kalkulator yagi untuk mennghitung bisa di download di http://kewlshare.com/dl/8654fdbd6190/yagisetup.exe.html

Utk menggunakan program tsb Anda cukup mengisikan frekuensi, elemen antena yagi yg akan dibuat, diameter elemen yg akan digunakan serta jenis kabel.
yagi1 membuat antena untuk smart 1900MHZ
Frekuensi kita isikan 1900 MHz, karena hp smart bekerja pd frekuensi 1900 MHz, maka director kita isikan 20. berarti total elemen sejumlah 22 (20 direktor + 1 reflektor + 1 radiator (penangkap sinyalnya)). karena dirumah banyak kawt listrik maka saya menggunakan kawat listrik 1,5 mm, maka isikan 1,5 utk diameter elemen. Sedangkan utk kabel menggunakan kabel 75 ohm, maka isikan 75 ohm.
yagi2 membuat antena untuk smart 1900MHZ
yagi4 membuat antena untuk smart 1900MHZ
yagi5 membuat antena untuk smart 1900MHZ
Apabila hasil kalkulasi tsb Anda print, maka akan terlihat lebih detail utk desain radiatornya dlm mm. Dg demikian antena tsb akan mempunyai penguatan sebesar 17,7 Db.
Selanjutnya bahan-bahan yg kita persiapkan adalah pipa aluminium utk boom atau kerangka antena (bisa kita pakai bekas antena tv) diameter sembarang panjang minimal 1132 mm sesuai hasil kalkulasi diatas, kawat listrik ukuran 1,5 mm, PCB polos, bor, solder, penggaris, cutter, tang utk memotong kawat, dan lain sbgnya yg mungkin kita perlukan utk pembuatan antena tsb.
selanjutnya memotong elemen
yagi1 membuat antena untuk smart 1900MHZ
Reflektor=88 mm, spasi 36,5 mm dari ujung belakang boom
Radiator=tipe folded dipole, spasi 32 mm dari reflektor
Panjang keseluruhan kawat 198 mm
yagi2 membuat antena untuk smart 1900MHZ
Titik tengah kawat HC=CG = 99 mm
JarakBC=CD = 31 mm
Jarak HI=GF = 29 mm
Jarak HA=GE = 48 mm
Jarak HB=GD = 68 mm
Jarak antara HG = 5 mm
Diameter lengkungan BI=DF = 25 mm
Panjang dan spasi masing – masing director sebagai berikut :
No.
Panjang (mm)
Spasi dengan elemen sebelumnya (mm)
1
79
12
2
78
28
3
77
34
4
77
39
5
76
44
6
75
47
7
75
50
8
74
52
9
74
54
10
73
57
11
73
69
12
73
61
13
72
62
14
72
62
15
72
63
16
71
63
17
71
63
18
71
63
19
70
63
20
70
63
Kemudian pipa aluminium kita lubangi dengan bor, sesuai dengan spasi tersebut. Adabaiknya kalau sebelumnya kita ukur dahulu, kemudian kita tandai dengan pensil sebelum kita bor.Selanjutnya masing-masing elemen kita masukkan ke dalam pipa tersebut, lalu kita solder masing-masing pinggirnya untuk memperkuat posisi kawat. Ingat yang kita solder Cuma kawat tembaganya saja, karena aluminium tidak bisa disolder.
yagi3 membuat antena untuk smart 1900MHZ
Untuk bagian radiator (penangkap sinyal) dapat kita solderkan pada sepotong PCB yang telah kita bentuk.
yagi4 membuat antena untuk smart 1900MHZ
Setelah semua bagian selesai kita rakit, kita membuat bagian penerima yang akan dipasangkan di belakang HP kita. Agar tidak perlu merubah HP kita, kita membuat induksi dari sepotong PCB dengan pola alur seperti di bawah ini.
polainduktorantena membuat antena untuk smart 1900MHZ
Setelah selesai kita bikin, kemudian kita solderkan kabel coaxial kita. Inti kabel kita solderkan pada bagian pinggir, sedangkan ground (serabut) kita solderkan pada bagian tengah.
Image006 membuat antena untuk smart 1900MHZ
Kemudian kita berikan klem pada antena kita, selanjutnya kita coba arahkan antena ke BTS. Sudut antena ini adalah 40°. Kita hadapkan pada arah yang memberikan sinyal terkuat. Sedangkan HP kita letakkan diatas PCB yang telah dibentuk alur induksi seperti diatas. Pengalaman penulis, sebelum diberi antena sinyal tidak ada – 1 bar. Setelah diberi antena sinyal menjadi full, atau setidaknya stabil pada 3-4 bar. Namun demikian kecepatan tetap max 153 Kbps.
20653_103573169670574_100000536731522_97208_3008182_n membuat antena untuk smart 1900MHZ
20653_103573159670575_100000536731522_97206_6301474_n membuat antena untuk smart 1900MHZ

Cara mengembalikan data yang hilang


Kehilangan data atau file tentu pernah anda alami baik yang diakibatkan oleh virus, kerusakan sistem operasi, terdelete, terformat, terpartisi maupun yang lain. Kehilangan data(file) tentu akan menjadi masalah yang besar bagi anda, apalagi data yang hilang tersebut merupakan data penting anda seperti data skripsi,tugas kuliah, artikel, e-book, file presentasi, data pekerjaan kantor dll. Hal tersebut dapat membuat anda pusing.
Pada umumnya banyak para penguna komputer tidak tahu bahwa Data atau file yang hilang pada harddisk/flashdisk sebenarnya dapat dikembalikan dengan sebuah software yang banyak beredar di internet. Software yang dipakai untuk mengembalikan file yang hilang tersebut ada yang gratis seperti undelete plus maupun berbayar seperti getdataback. Dengan software recovery yang ada file-file yang hilang akibat terdelete, terformat, terpatisi, dll dapat dikembalikan dengan mudah.
Pada e-book ini software yang dipakai yaitu getdataback, alasan saya menggunakan software ini antara lain:
1. Getdataback dapat mengembalikan data yang hilang akibat rusaknya tabel partisi, kerusakan boot record, kerusakan format file atau direktori yang rusak akibat virus.
2. Getdataback mampu dapat mengembalikan data meskipun harddisk tidak dikenali oleh windows. Nanti akan saya perlihatkan.
3. Getdataback dapat digunakan pada kondisi di mana tidak ada informasi mengenai direktori pada harddisk.
4. Getdataback menggunakan algoritma tertentu yang menjamin semua direktori dan subdirektori tersusun kembali seperti sediakala, getdataback juga akan menata ulang penamaan file dengan benar.
5. Getdataback bekerja pada tingkatan partisi
6. Getdataback merupakan aplikasi yang aman, aplikasi ini bersifat readonly dimana aplikasi tidak akan menuliskan data yang hilang ke partisi di mana data yang hilang itu berada.
7. Proses recovery yang cepat.

Disini saya tidak akan mengajarkan cara menginstal software getdataback, saya anggap anda sudah menginstal aplikasi ini. Untuk menjalankan aplikasi ini klik pada file atau shortcut aplikasi ini sehingga muncul tampilan seperti berikut ini

Selanjutnya klik tombol “Next” dan proses pendeteksian harddisk anda dimulai seperti gambar berikut ini

Setelah proses pendeteksian selesai maka akan tampil windows seperti ini

Lihat partisi linux saya pun dapat dideteksi oleh software ini, padahal windows tidak mengenalinya. Selanjutnya anda pilih partisi mana yang ingin anda recovery. Anda dapat memilih partiti pada logical maupun pada physical drive. Karena saya ingin mengembalikan file pada flashdisk maka saya memilih removable drive pada logical drive seperti gambar berikut ini. Andapun dapat memilih pada physical drive cari yang sesuai dengan ukuran flashdisk atau harddisk anda
Flashdisk saya

Selanjutnya anda klik tombol “Next” sehingga tampil window seperti berikut

Selanjutnya klik tombol “Next” dan proses recovery pun dimulai

Tunggu sampai proses recovery sampai selesai, lamanya tergantung ukuran hardisk atau flashdik anda dan kecepatan komputer anda. Jika sudah selesai akan tampil tampilan seperti ini:

Selanjutnya klik tombol “Next” maka mucul windows yang menampilkan file yang direcovery

Cari file yang ingin kembalikan,

Untuk mengembalikan file caranya dengan memilih file atau folder yang ingin dikembalikan dan klik tombol copy atau dengan klik kanan pada file atau folder yang ingin dikembalikan seperi gambar berikut:

Selanjutnya muncul window copy untuk menyimpan file yang dikembalikan. Pilih dimana file tersebut akan disimpan, sebaiknya jangan menyimpan pada partisi yang dikembalikan

Selanjutnya klik tombol “OK” maka file akan disimpan pada hardisk. Anda dapat melihat file yang telah dikembalikan tersebut melalui explorer

Demikian panduan singkat mengembalikan file yang terdelete menggunakan getdataback semoga dapat memberikan manfaat bagi anda. Mungkin tidak semua file anda yang hilang dapat dikembalikan dengan software ini atau file yang anda kembalikan mengalami kerusakan (corupt) tidak bisa dibuka hal ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya file anda telah tertimpa oleh file lain. Karena software ini juga buatan manusia tentu tidak bisa mengembalikan data 100%.
Untuk mengatasi masalah ini anda dapat menggunakan software penyelamat yang lain seperti Ontrack Easy Data Recovery dan Badcopypro untuk melakukan proses recovery jika menggunakan getdataback tidak bisa. Biasanya file yang tidak bisa dikembalikan bisa dikembalikan dengan cara ini. Ontrack Easy Data Recovery dan Badcopypro merupakan aplikasi penyelamat data terbaik yang pernah saya gunakan. Badcopypro dapat digunakan untuk menyelamatkan data pada cd yang mengalami kerusakan.

Wednesday, January 14, 2009

Mengetahui IP Address Pengirim Email

Saat Anda membaca email mungkin hanya terlihat informasi date, to, cc, bcc, subject dan message. Padahal setiap email yang terkirim pasti menyertakan informasi yang lengkap seperti message id, mailer, ip address, dan sebagainya.

Kalau Anda ingin mengetahui ip address pengirim email beserta isp yang digunakan Anda bisa membaca tips berikut ini.


Yahoo Mail:
1.Login ke Yahoo Mail.
2.Pilih salah satu email yang ingin Anda cek.
3.Klik pada menu atau link Full Header yang terletak di kanan bawah.
4.Cari tulisan “Received: from [...] by”.

MS Outlook Express:
1.Buka program Outlook Express.
2.Klik kanan pada salah satu email yang ingin Anda cek.
3.Klik menu Properties.
4.Klik tab Detail.

Kalau Anda sudah mendapatkan informasi ip address selanjutnya Anda bisa mengecek ISP yang digunakan beserta kotanya.

Friday, June 6, 2008

Creating a Class with Properties and Methods

Creating a Class with Properties and Methods on PHP programming

example (contoh):

A class can be created using code similar to the following:

class Foo
{
var $foo;
var $bar;

function setBar ($bar)
{
$this->bar = $bar;
}
function getBar ()
{
return $this->bar;
}
}

This class has the following characteristics:

* The name of the class is 'Foo'.
* It contains the variables (properties) '$foo' and '$bar'.
* It contains functions (methods) called 'setBar' and 'getBar'.
* Function 'setBar' is used to insert data into the object variable '$bar'.
* Function 'getBar' is used to retrieve data from the object variable '$bar'.

In theory you are supposed to have a 'set' method and a 'get' method for each variable within the class, one to put data in and the other to get data out. These are commonly referred to as 'setters' and 'getters'.

Note here that the syntax $this->bar is used to reference an object variable from within that object. These variables can be referenced by any function/method within the class. The syntax $bar identifies a variable whose scope is limited to the current function only.
The 'constructor' method

A class can contain a special method known as a 'constructor' which is automatically processed whenever an instance of that class is created. In PHP 4 this is a method which has the same name as the class. This can be used to set initial data for the object, as shown in the following example:

class Foo
{
var $foo;
var $bar;

function Foo ()
{
$this->foo = 'initial value for $foo';
$this->bar = 'initial value for $bar';
}
}

In PHP 5 you can use the standard name __construct() as the constructor.
Extending a Class

It is possible to create a new class which 'extends' an existing class. By this I mean that you can inherit all the properties and methods of the existing class, and either provide alternative code for existing methods or add completely new methods. An example of how to do this is shown below:

require_once 'foo.class.inc';
class Bar extends Foo
{
var $tom;
var $dick;
var $harry;

function setTom ($tom)
{
$this->tom = $tom;
}
function getTom ()
{
return $this->tom;
}
}

Note that you have to include the definition of the parent class before you can extend it.

Class Bar is now an extension of class Foo. It has the following characteristics:

* It has all the properties and methods of class Foo plus some properties and methods of its own.
* If class Bar contained a method with the same name as a method within class Foo then the Bar method would replace the Foo method.
* If class Bar does not have a constructor of its own then the constructor in class Foo will be used instead.

Creating an Object

Now that we have created a class how do we use it? The first step is to create an instance of the class known as an object. Note that you must include the definition of the class before you can create an object from that class, as shown below:

include 'foo.class.inc';
$object = new Foo;

Here the object is called '$object', but I could have used any name. Note that it is possible to create more than one object from the same class:

include 'foo.class.inc';
$tom = new Foo;
$dick = new Foo;
$harry = new Foo;

Accessing an Object's Properties and Methods

In order to perform a method within an object you need to specify both the object name and the function name as in:

$result = $tom->setFoo('value');

It is also possible to access an object's properties directly without going through a method, as in:

$var = $tom->Foo;
$tom->Foo = $var;

Although this approach is perfectly valid I should point out that if at some time in the future you decide that it is necessary to do some extra processing on the data before it is moved in or out of your object then you will have to modify all those places where the data is referenced. On the other hand if you force all object properties to be accessed though a get or set method then you will only have to change the contents of that method just the once.

You may have noticed that when you are outside of an object and you want to access the object's properties or methods you must specify the object's identifier as in $tom-> or $dick-> or $harry->, but when you are inside an object you can use the magic word $this-> as the object identifier.
Objects and Sessions

You may or may not be aware that you can maintain data between the execution of one script and another by using PHP's session capability. It is also possible to save an object's properties in this session data so that it can be reinstated by the next script within the same session. You can save an object's properties by using the serialize() command as follows:

include 'foo.class.inc';
$dbobject = new Foo;
...
...
$_SESSION['dbobject'] = serialize($dbobject);

In a subsequent script you can reinstate the object to exactly the same condition by using the unserialize() command like this:

include 'foo.class.inc';
if (isset($_SESSION['dbobject'])) {
$dbobject = unserialize($_SESSION['dbobject']);
} else {
$dbobject = new Foo;
} // if

Wednesday, April 4, 2007

CARA PENGGUNAAN FUNGSI DALAM PHP

CARA PENGGUNAAN FUNCTION DALAM PHP

Function merupakan hal yang sangat penting dalam pembuatan algoritma.dengan function pembuatan program web akan sangat menghemat penulisan script dan mempercepat proses pembuatan.Dengan funngsi kita dapt membagi-bagi code yang kita buat. fungsi yan telah dibuat dapat digunakan berkali dengan memanggil nama masing2 fungsi.
format penulisan fungsi yaitu :
function namafungsi($parameter,$parameter2){
}
?>

namafungsi adalah nama dari fungsi yang dibuat. nama fungsi dapat dibuat dan dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan. Sedangkan $parameter adalah variable yang disebut dengan parameter. parameter ini digunakan untuk menampung data2 yang akan diproses dalam fungsi dan boleh lebih dari satu dengan dipisah dengan tanda ",".

Contoh sederhana:
function jumlah($a,$b){

$x=$a+$b;
echo"".$x."
";
return $x;

}

function(6,6);
function(3,4);
function(5,5);
function(7,7);
?>

output=

12
7
10
14

dalam fungsi jumlah diatas terdapat pemanggilan fungsi dengan cara function(3,4); artinya adalah fungsi jumlah dipanggil dengan memasukkuan nilai 3 ke parameter $a dan nilai 4 ke parameter $b, sehingga nilai dari variable ini akan di proses dalam fungsi jumlah.

sedangkan return $x; digunakan untuk menbgembalikan nilai $x; yaitu hasil dari penjumlahan dalam fungsi jumlah, agar variable $x dapat digunakan di luar dari fungsi jumlah.

Perlu diingat bahwa jumlah variabel pada fungsi harus sama ketika kita memanggil fungsinya dan itu urut dari kiri kekanan. Maka jika kita punya function jumlah($a, $b) dan kita panggil dengan jumlah(10, 5, 7); akan menghasilkan error karena function jumlah($a, $b) hanya memiliki 2 variabel sedangkan kita memanggilnya dengan 3 variabel.

kira2 seperti itulah konsep dasar dari fungsi dalam php. contoh diatas adalah contoh yang sangat sederhana dan pada kenyataan untuk pmrograman yang lebih kompleks tidak sesederhana itu, tapi jika anda telah membuat program yang rumit konsep fungsi tidak berbeda jauh.

gampang kan.....?!!!!!!!